Nahnu Du'at Qobla Kully Syai'

Blogs, Ternyata menulis itu menyenangkan. Apalagi bisa menulis sesuatu yang bisa memberikan manfaat terhadap diri sendiri dan orang lain. Telah datang perintah membaca kepada umat Islam, perintah yang tidak diturunkan untuk umat-umat sebelumnya..sedangkan menulis adalah salah satu turunan dari kewajiban membaca... "Sampaikanlah walau hanya satu ayat.", begitulah perintah nabi, dan menulis bisa menjadi sebuah sarana yang baik untuk mengaplikasikan perintah untuk menyampaikan... ---Tulabi---

Saturday, January 05, 2008

Kemenangan Dari Allah

Assalamualaikum.

Saya teringat dengan sebuah cerita seorang anak bernama Mark, suatu ketika ada sebuah perlombaan balapan mobil-mobilan rakitan anak-anak yang diikuti oleh banyak anak kecil dengan menampilkan mobil rakitan mereka sendiri yang keren-keren dan bagus....

Mark adalah seorang diantara mereka, ia pun mengikuti perlombaan balapan ini dengan sebuah mobil rakitan ala kadarnya, tampak sangat biasa dibandingkan mobil-mobil rakitan anak-anak yang lain... Mark tetap saja bangga karena mobil itu adalah buatannya sendiri dan tanpa disangka siapapun., rupanya ia termasuk 4 anak yang masuk ke babak final akhirnya...


Para penonton bergemuruh menyambut ke-empat anak yang akan memasuki sesi terakhir dari perlombaan ini, pemenang dari perlombaan ini akan mendapatkan piala dan sejumlah uang.. saat yang dinanti-nantikan telah tiba, teriakan dan tepukan penonton bergema memenuhi seisi ruangan dan meramaikan puncak final perlombaan... terlihat mobil rakitan para finalis yang sangat bagus, dengan bermacam asesoris dan lampu kerlap-kerlip diatasnya membuat mobil mereka seperti mobil sungguhan..hanya mobil Mark saja yang tidak istemewa, tidak terlihat bahwa ia adalah seorang yang diunggulkan dalam final ini dengan mobil sederhananya..

Peserta finalis telah berdiri di belakang garis start, beberapa saat lagi lomba akan dimulai..semua terdiam menunggu peluit start dibunyikan..penonton semakin riuh bergemuruh..tepukan tangan terdengar memenuhi ruangan...suasana terasa semakin menegang.. tiba-tiba..Mark meminta jeda waktu sebentar sebelum start dimulai, terlihat ia memejamkan matanya,.mulutnya berkomat-kamit seolah berdoa...dan setelah itu..”Saya Siap..” tuturnya.

Dor....lombapun dimulai, penonton semakin ramai menyemangati jagoan mereka masing-masing. Ke-empat mobil rakitan itu saling salip-menyalip mencoba melalui mobil lawan, mencoba mendapatkan tempat pertama dalam balapan.. hampir mencapai garis finish “Ayo...ayo...cepat..sedikit lagi...” semakin ramai saja teriakan penonton. Dan akhirnya finishhh...terlihat mobil pertama yang menyentuh garis finish adalah mobil Mark..ya, semuanya tenang. Dan ia pun terlihat berkomat-kamit lagi dan berucap “Terimakasih ya Tuhan.....”

Tiba saat peneyerahan piala, Mark maju ke depan dengan bangga untuk menerima piala. Sebelum piala diserahkan, Ketua panitia bertanya, “Hai Jagoan, tadi pasti kamu berdoa kepada tuhan agar kamu menang bukan..?! “Mark terdiam, dan kemudian dia menjawab “Bukan pak, bukan itu doa yang aku panjatkan..”

Ia lalu melanjutkan,”sepertinya tidak adil kalau aku berdoa kepada tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain., aku hanya bermohon kepada tuhan,.Supaya aku tidak menangis jika nanti aku kalah,” semua hadirin terdiam mendengar itu, setelah beberapa saat , semua bertepuk tangan... bergemuruh riuh bergembira....

Cerita ringan bukan..?! iya, ceritanya meninggalkan berkas pesan untuk ikhwah semua,. Si Mark kecil mengajarkan kepada kita bahwa ia tidak selalu meminta kepada tuhan untuk “diMenangkan” dalam setiap “Lomba”, diloloskan dalam setiap “Ujian”, Mengatur setiap hasil yag ingin diraihnya, dan mengabulkan setiap harapannya, namun Mark hanya berdoa kepada tuhan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi hidup, agar tidak menangis ketika harus kalah dalam ujian, agar mengetahui kelemahannya, menerimanya sebagai ketentuan tuhan, dan agar diberikan kesempatan untuk berusaha...”

Betapa mungkin sering sekali kita berdoa kepada Tuhan untuk dijadikan nomor satu, diberikan yang terbaik, dan dijauhkan dari segala macam cobaan yang akan menghalau...:) padahal bukankah sesungguhnya yang kita butuhkan hanyalah Bimbingan-Nya...Tuntunan-Nya...Panduan-Nya.....?!..
isn’t it...:)


Thanks Mark,.